22 Jul 2021

BASE Skincare Review Di Kulit Sensitif

Review Base personalized skincare
Kalau kamu sering baca blogku, pasti ngerti deh kalau kulitku tipenya kombinasi-sensitif dengan permasalahan kulit kusam dan bekas jerawat yang susah hilang. Akhir-akhir ini nambah nih permasalahan baru. Kadar minyak di wajahku nggak seimbang jadi kadang normal, kadang oily, kadang juga kering sampai terasa gatal. Akhirnya aku harus ngulik kandungan skincare lagi. Yang paling ribet dalam nyobain skincare adalah mau nggak mau harus trial & error. Walaupun produk skincare sekarang banyak yang formulanya sudah disesuaikan untuk mengatasi masalah kulit tertentu, tapi kita kadang masih bingung ya nggak sih? Kadang sudah pakai yang sesuai dengan masalah kulit tapi kulit belum tentu menunjukkan hasil positif. Kenapa? Karena mungkin ada kandungan tertentu yang nggak cocok dengan kulit dan atau malah menimbulkan reaksi alergi. Kalau sudah begini kan harus trial & error. Apalagi kulitku sensitif, produk skincare ini itu yang sudah ku cobain pun belum tentu semuanya cocok. Terus aku keinget, waktu remaja dulu aku juga nyobain produk macem-macem karena belum kenal sama kulit sendiri. Parahnya aku selalu ngikutin trend skincare walaupun sebenarnya nggak cocok buat kulitku. Aku yakin pasti kamu pernah mengalami hal ini.

Aku coba searching di internet dan nemuin websitenya brand BASE. Menurut infonya, produk BASE diformulasikan personalized disesuaikan dengan kebutuhan, permasalahan dan karakter kulit pengguna. Formulanya juga menggunakan bahan-bahan natural dan vegan. Walaupun bukan penganut vegan, tapi bahan-bahan natural selalu bikin aku tertarik. Waktu aku buka websitenya ternyata langsung ada skin test buat memahami skin profil kita. Kepo nyoba ikutan skin test deh aku. Jadi ada beberapa pertanyaan tentang profil kulit, kondisi kulit sekarang, punya alergi ingredients atau nggak, dan gaya hidup akhir-akhir ini. Setelah hasil skin test keluar, ada beberapa rekomendasi produk BASE yang sesuai kulitku gitu. Dari beberapa rekomendasi itu aku pilih BASE Personalized Staple Kit. Setelah nyobain kurang lebih semingguan, aku udah ngerasain perubahan positif di kulitku. Penasaran nggak produknya apa aja, review produknya dan hasil pemakaiannya? Baca reviewku sampai habis ya.

Kemasan base personalized skincare
Anyway, BASE Personalized Staple Kit ini isinya ada 3 produk yaitu personalized cleanser, personalized toner, dan personalized moisturizer. Harganya IDR 446.000 udah free ongkir. Produknya datang 3-4 harian ke Surabaya. Waktu buka box paketnya, produk-produknya dikemas di dalam pouch lucu.

Key ingredients base personalized skincare
Di dalamnya juga ada note yang isinya hasil skin testku dan key ingredients yang cocok sesuai profil kulitku. Sebenernya hasil skin test bisa dilihat di akunku yang ada di website BASE, eh dikasih note fisik juga dong. Menurut hasil tes, ternyata dari +140 plant based ingredients yang dimiliki BASE aku paling cocok dengan key ingredients ini:
  • Olive squalene (cell regeneration)
  • Vegetable glycerin (long-lasting moisture)
  • Chamomile water (soothing agent)
  • Myrothamnus flabelifolius (rapid water replenisher)
  • Jojoba seed oil (moisture sealer)
  • Oat extract (irritation reliever)
6 ingredients di atas masuk ke dalam formula Personalized Staple Kit punyaku. Padahal sebelumnya kukira kulitku nggak cocok dengan kandungan olive squalene + oat extract karena dulu pernah pakai produk yang punya ingredients itu dan berujung breakout. Eh hasil skin testnya berkata malah cocok. Berapa tahun aku tersesat karena pendapat pribadi? Ternyata aku belum kenal sama kulitku sendiri ya wkwkwk.

Oya, ditulis juga informasi kalau formula BASE sudah paraben free, artificial perfume colorant free, cruelty free, Phthalate free dan SLS free. Sudah dipastikan aman untuk kulit sensitif.

Cara pakai base personalized skincare
Di balik notenya ada panduan cara pemakaian masing-masing produk. Skin care routinenya terkesan super minimalis karena cuma ada 3 produk basic (oya, BASE Personalized Staple Kit nggak termasuk sunscreennya). Tapi di kulitku yang sensitif, skinimalism lebih cocok buat aku. Cuma butuh facial cleanser, toner, moisturizer, sunscreen, and done. Aku sudah menerapkan skinimalism sejak beberapa tahun lalu dan membuat kondisi kulitku lebih bagus ketimbang pakai 7 step apalagi 10 step skin care.

sticker baseBuat lucu-lucuan dikasih sticker juga sama BASE. Bikin penggemar stationary gemes nih.


BASE NINE TO TEN PURIFYING CLEANSER

Review Base purifying cleanser
Ingredients base purifying cleanserBpom base purifying cleanser
kemasan Base Purifying Cleanser
INFO PRODUK

KLAIM
Non foamy
Non-SLS formula
Non-parfumed product

NETTO
100 ml

NOMOR BPOM
NA18191234975

HARGA
IDR 98.000

Kemasan Base Purifying Cleanser
KEMASAN
Pertama aku mau bahas kemasan boxnya. Kalau dilihat sekilas kemasan box 3 produk yang aku bahas ini hampir mirip dari segi desain. Peletakan tulisan dan dekorasinya juga mirip. Yang membedakan adalah identitas warnanya. Untuk kemasan kotak BASE Nine To Ten Purifying Cleanser, identitas warna yang dominan adalah orange dan kuning mustard. Terus informasi produk di kemasan box cukup lengkap. Ada ingredients, cara pakai, kegunaan, keterangan manufaktur & distribusi, nomor BPOM, logo recycle dan stiker hologram penanda keaslian produk. Di kotak sebenernya ada tulisan nomor batch dan expired date tapi keterangannya kosong. Cuma ada simbol “6M Period After Opening”. Tapi tenang, ada tulisan expired date yang lebih spesifik beserta nomor batch yang bisa ditemukan di label yang ada di bawah botol. Selain itu ada poin-poin keterangan penting lain di label botol seperti nama produk, cara pakai, keterangan manufaktur & distribusi, dan nomor BPOM. Yang unik, di label botol tertulis namaku dan formula ID yang menandakan produk-produknya diformulasikan khusus untuk aku.

Oya, di tulisan ingredients yang ada di kemasan box, terlihat ada 3 warna tulisan berbeda yaitu warna putih, kuning dan cyan. Jadi warna kuning untuk penanda ingredients yang sudah COSMOS & ECOCERT certified, sedangkan warna cyan untuk penanda ingredients yang natural plant based. Secara nggak langsung BASE memberikan edukasi untuk mengenali ingredients yang ada di dalam produk skincare kita sendiri. Salut loh.

Kalau produknya sendiri dikemas dalam botol kaca warna putih solid dengan aplikator pump. Kacanya nggak tembus pandang dan terasa tebal kalau digenggam. Labelnya didesain sesuai warna kemasan box yaitu orange, mustard, dan ada tambahan warna merah serta hijau. Kualitas labelnya kelihatan bagus. Penampakannya glossy dan tahan air. Kalau dillihat secara keseluruhan, kemasan botolnya kelihatan simpel, elegan, tapi juga artistik. Oya, karena botolnya dari kaca jadi menurutku lebih aman kalau nggak dibawa travelling sih. Kalau mau dibawa travelling bisa dipindah ke wadah yang lebih kecil dan ringan.

Tekstur base purifying cleanser
TEKSTUR, WARNA DAN AROMA
Tekstur BASE Nine To Ten Purifying Cleanser berupa liquid berwarna milky white. Sesuai klaimnya, cleanser ini nggak berbusa. Kalau aromanya menurutku masih ada wangi segar yang lembut seperti air rendaman bunga dan jeruk. Setelah aku baca ingredientsnya memang ada beberapa flower extract, flower oil dan citrus oil. Jadi aromanya didapat dari natural ingredients didalamnya.

KESAN PEMAKAIAN
Aku suka pakai BASE Nine To Ten Purifying Cleanser dengan takaran 1 pump dalam sekali pemakaian. Caranya aku basahi tangan dulu, ambil produk dan langsung diratakan ke wajah. Feelsnya seperti cuci muka pakai lotion. Waktu dibilas air gampang banget dibersihkan dan nggak meninggalkan kesan licin. Walaupun nggak berbusa, surprisingly kulitku terasa bersih dan nggak bikin kulit jadi kering juga.


BASE LIGHTLY DEW TONER

Review Base lightly dew toner
Ingredients base lightly dew toner
bpom base lightly dew toner
Kemasan base lightly dew toner
INFO PRODUK

KLAIM
Lightweight toner
Non-perfumed formula

NETTO
100 ml

NOMOR BPOM
NA18191235219

HARGA
IDR 159.000

review base lightly dew toner
KEMASAN
Nggak jauh beda dengan kemasan cleanser, BASE Lightly Dew Toner punya kemasan yang hampir identik baik segi bentuk, ukuran, dan desainnya. Dominasi warna desainnya juga sama yaitu merah, orange, kuning mustard dan hijau. Tapi kalau produknya dijejerin ternyata ada perbedaannya. Kalau cleanser warna label depannya merah dan kuning mustard, sedangkan BASE Lightly Dew Toner warnanya merah dan orange gelap. Di awal-awal aku juga sempat bingung bedain produknya. Berhubung cleansernya sudah jadi penghuni kamar mandi, jadi dipastikan yang di meja rias adalah toner wkwk.

Untuk poin-poin info produk yang ditulis di label juga sama persis. Nomor batch dan expired date ditulis di bawah botol. Oya, waktu produknya dibuka kelihatan ada inner box tebal yang melindungi produknya dari resiko benturan. Pas dikeluarkan dari box botolnya juga kelihatan dalam kondisi sempurna. Kalau dilihat di foto, di bagian pump ada penutup supaya pumpnya nggak terpencet sewaktu proses pengiriman produk. Penutupnya gampang banget dipasang dan dilepas. Nggak seret sama sekali. Untuk pumpnya sendiri, kekuatan semburannya cukup kencang jadi kadang ada yang nyiprat keluar area. Mungkin karena produknya cair seperti air jadi lebih menyembur dibandingkan cleanser yang waktu pumpnya ditekan produknya keluar dengan smooth tanpa memercik.

tekstur base lightly dew toner
TEKSTUR, WARNA DAN AROMA
Tekstur BASE Lightly Dew Toner persis seperti air. Warnanya agak kecoklatan dan ada butiran-butiran halus yang ikut keluar. Jadi fungsinya kayak exfoliator gitu. Setelah meresap kulit rasanya lebih lembap dan nggak ada kesan licin atau lengket. Terus aromanya menurutku seperti rendaman bunga dan daun. Kadang juga tercium seperti aroma jamu-jamuan gitu. Aromanya agak kencang di awal, tapi beberapa detik kemudian memudar.

KESAN PEMAKAIAN
Biasanya aku pakai toner ini sebanyak 2-3 pump di kapas. Waktu diratakan ke kulit scrubnya hampir nggak terasa dan nggak ada scrub yang tertinggal di kulit. Setelah meresap, kulit rasanya lembap dan ada kesan plump. Di awal aku sempat kaget sama aromanya karena kesan pertama yang kutangkap adalah aroma jamu. Tapi setelah beberapa detik, aku mulai mencium aroma rendaman bunga dan daun. Nggak mengganggu kok karena aromanya soft banget. Aku malah suka karena seperti relaksasi di spa.

Oya selain buat toner sebelum pakai cream, aku juga suka pakai toner ini untuk kompres. Enak banget ternyata buat kompres. Kulit jadi auto lembap


BASE ULTRA SOOTHE MOISTURE CREAM

review base moisture cream
Ingredients base moisture cream
bpom base moisture cream
review base moisture cream
INFO PRODUK

KLAIM
Non-perfumed product
Lightweight moisturizer
Non greasy texture
Easy to absorb formula

NETTO
30 ml

NOMOR BPOM
NA18190124860

HARGA
IDR 189.000

review base moisture cream
KEMASAN
Secara desain, kemasan BASE Ultra Soothe Moisture Cream sama persis dengan cleanser dan toner. Kemasannya yang punya desain mirip ini terlihat seperti identitas. Bedanya, kemasan botolnya lebih kecil karena ukurannya 30 ml dan pumpnya punya penutup yang modelnya beda juga. Dan penanda warnanya didominasi warna merah dan orange muda. Pakai permainan warna untuk membedakan jenis produk ini bagiku brilian karena tetap berestetika tanpa harus mengubah identitasnya. Terus seperti yang aku bilang, pumpnya bentuknya beda. Waktu pumpnya ditekan produknya keluar dengan santai dan nggak nyiprat kemana-mana. Mau ditekan nggak 1 pump full juga nurut.

tekstur base moisture cream
TEKSTUR, WARNA DAN AROMA
Tekstur BASE Ultra Soothe Moisture Cream ini menurutku mirip seperti lotion. Warnanya seperti kuning telur dan mudah banget diratakan. Setelah meresap jadi ada tampilan glowing natural di kulit. Kulit rasanya lembap tapi nggak berminyak atau lengket yang berlebihan. Nyaman banget dipakainya. Membahas aromanya, menurutku aromanya seperti perpaduan bunga-bungaan dan herbs tapi ada segernya juga.

KESAN PEMAKAIAN
Aku biasanya pakai BASE Ultra Soothe Moisture Cream dengan takaran 2 pump full untuk 1 muka. Setelah diratakan aku tap-tap supaya meresap. Kulit rasanya jadi lembap dan plumpy. Kulit jadi terlihat glowing natural dan menurutku creamnya nggak terasa berminyak atau lengket yang berlebihan. Selama pemakaian kulitku nggak mengalami iritasi, nggak muncul jerawat, whiteheads, atau reaksi negatif lainnya.

Tapi waktu pakai cream ini aku sempat mengalami 2 kesan berbeda. Kadang terasa cekit-cekit tingling, kadang terasa normal. Sempat mikir apa karena eksfoliasi toner sebelumnya. Jadi waktu aku cobain aplikasi toner dengan cara swipe pelan dan hampir seperti menepuk doang, pas pakai creamnya nggak terasa cekit-cekit. Terus pemakaian berikutnya aku coba lagi swipe kapasnya agak semangat kayak aku pakai toner pada normalnya, pas pakai cream terasa tinglingnya. Tinglingnya cuma beberapa detik sih nggak terus-menerus tapi kadang bikin kaget padahal creamnya nggak punya kandungan alkohol. Kalau dilogika sih namanya kena eksfoliasi pake produk apapun diatasnya bisa terasa tingling. Jadi saranku, karena tonernya ada butiran scrub jangan gosok terlalu keras ya waktu aplikasi toner biar aplikasi creamnya enak.

Before after base personalized skincare
HASIL PEMAKAIAN

SETELAH PENGAPLIKASIAN
Foto diatas adalah kondisi kulitku sebelum pakai skincare (kiri) dan sesudah pakai rangkaian BASE Personalized Staple Kit. Kulitku kelihatan glowing natural kan? Suka banget sama feelsnya setelah pengaplikasian karena kulit jadi lembap tapi nggak berminyak/ lengket berlebihan. Nyaman banget walaupun di kondisi ruangan ber-AC ataupun nggak ber-AC. Makeup diatasnya juga jadi lebih mudah menempel.

hasil pemakaian base personalized skincare
SETELAH 1 MINGGU
Foto kiri adalah kondisi bare face mukaku yang sudah puasa skincare 3 hari (cuma pakai cleanser harian) dan foto kanan adalah kondisi kulit setelah pemakaian BASE Personalized Staple Kit selama 1 minggu. Padahal baru 1 minggu, tapi udah bisa dinotice kalau kulitku kelihatan glowing dan plumpy. Pori-pori kelihatan lebih kalem dan nggak ada muncul jerawat atau whiteheads baru. Karena aku sempat panas-panasan untuk berburu vaksin sebelum ambil foto after, jadi kulitku jadi agak gelap sedikit (udah pakai sunscreen harian sih). Kalau untuk mencerahkan kulit aku belum melihat perubahan signifikan karena memang nggak ada klaim untuk mencerahkan kulit. Berdasarkan info key ingredients yang cocok untuk kulitku yang kudapatkan dari skin test lebih ditujukan untuk menghidrasi kulit. Overall, rangkaian BASE Personalized Staple Kit ini terbukti cocok untuk penggunaan skincare sehari-hari. Kulit sensitifku nggak rewel sama formulanya.

Karena ada BASE kasih skin test sebelum merekomendasikan produk, jadi kita bisa tahu ingredients apa yang cocok untuk kulit kita. Dan produk-produknya bisa dipastikan bakal cocok juga. BASE Personalized Staple Kit ini kayak jadi basic skincare buat aku sekaligus jadi penolong yang bisa tetap dipakai kalau kulit lagi sensitif/ bermasalah.



Btw, aku mau kasih tahu kalau BASE punya promo untuk pembelian di website nih.
Kamu bisa pakai kode GAD35 untuk dapetin diskon 35% minimal pembelian IDR 100.000


Kalau kamu mau coba skin testnya biar ngerti ingredients apa yang cocok untuk kulit kamu,
langsung aja cek di


-- BASE OFFICIAL WEBSITE --




Demikian reviewku tentang BASE Personalized Skincare. Recommended banget untuk kamu yang bingung kandungan skincare apa yang cocok dan udah lelah dengan trial & error skincare, terutama untuk remaja nih karena saat remaja adalah saat paling bingung untuk memilih produk skincare. Semoga reviewku ini bisa dijadikan referensi dan bermanfaat ya. Selamat mencoba!


Share this Post Share to Facebook Share to Twitter Email This Pin This
, , , , ,


Sociabuzz Tribe

Tidak ada komentar:

Posting Komentar


© Copyrighted and Designed by . All rights reserved.